bonersbbq.com

Tunggu, sedang memuat. . .

5 Solusi Cerdas Renovasi Rumah Tanpa Uang Tunai

5 Solusi Cerdas Renovasi Rumah Tanpa Uang Tunai – Merenovasi sebuah hunian tentunya tidak dapat terelakkan, terutama untuk rumah yang memang perlu banyak mengalami perbaikan ataupun menambah ruangan dalam hunian tersebut.

Gambar 1 Menggunakan KTA (Kredit Tanpa Agunan)
Gambar 1 Menggunakan KTA (Kredit Tanpa Agunan)
Gambar 5 Menggunakan Top Up KPR
Gambar 5 Menggunakan Top Up KPR
Gambar 3 Menggunakan Kredit BPJS
Gambar 3 Menggunakan Kredit BPJS

Namun, kendala yang umumnya terjadi adalah masalah dana atu budget yang tidak memungkinkan atau belum mencukupi.

Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
Gambar 1 Menggunakan KTA (Kredit Tanpa Agunan)
Gambar 1 Menggunakan KTA (Kredit Tanpa Agunan)
Gambar 3 Menggunakan Kredit BPJS
Gambar 3 Menggunakan Kredit BPJS
Gambar 5 Menggunakan Top Up KPR
Gambar 5 Menggunakan Top Up KPR

Sebenarnya, ada beberapa cara yang dapat anda tempuh untuk merenovasi rumah meskipun anda tidak memiliki uang tunai atau kekurangan budget.

Simak beberapa solusi cerdas dari kreasirumah.net berikut ini, yang semoga dapat memberikan anda inspirasi dalam hal merenovasi rumah anda.

Solusi Cerdas Renovasi Rumah Tanpa Uang Tunai

1#. Menggunakan KTA (Kredit Tanpa Agunan)

Untuk anda yang memiliki tabungan di Bank, anda tidak harus menguras seluruh tabungan anda agar dapat merenovasi rumah, akan tetapi hanya cukup mengambil seperlunya saja lalu anda bisa menggabungkannya dengan KTA atau Kredit Tanpa Agunan.

KTA sendiri merupakan sebuah layanan yang diberikan oleh Bank dengan tujuan jika para nasabah memerlukan dana dengan limit yang terbatas dan bunga yang lebih tinggi dari kredit dengan agunan tersebut.

Gunakan KTA tersebut seperlunya saja dan jangan berlebihan yang bisa anda gunakan untuk membiayai renovasi rumah anda.

Penggunaan KTA ini harus esuai dengan dana yang anda perlukan saja karena bunga yang dikenakan lumayan tinggi dan tahapan pembayarannya juga pendek atau singkat, shingga anda harus menghitung dengan baik seberapa besar kemampuan anda dalam mencicil KTA tersebut.

2#. Menggunakan KPR Refinancing

Cara kedua yang dapat anda lakukan adalah dengan KPR Refinancing.



Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding

Pihak dari Bank akan memberikan anda pinjaman sekitar 80 % dari harga rumah yang anda miliki.

Sebagai contoh, jika harga dari rumah anda adalah 300 Juta Rupiah, maka kredit yang dapat dikeluarkan adalah 220 Juta Rupiah.

Namun proses yang harus dijalankan dalam KPR Refinancing ini lebih panjang jika dibandingkan dengan proses KTA yang cepat.

Biaya tambahan juga dikenakan dalam proses KPR Refinancing ini. Biaya – biaya tersebut meliputi notaris, provisi serta administasi.

Cara ini sangat cocok bagi anda yang memang merencanakan renovasi rumah skala besar.

Jika dilihat, KPR Refinancing ini hanpir sama dengan kredit multiguna yang hanya memperbolehkan agunan untuk rumah saja.

3#. Menggunakan Kredit BPJS

Cara lain yang bisa anda tempuh adalah dengan menggunakan sebuah pinjaman renovasi rumah yang bekerjasama dengan pihak Bank dan juga BPJS Ketenagakerjaan.

Persyaratan untuk mengajukannya adalah anda haruslah sudah terdaftar sebagai peserta dari BPJS Ketenagakerjaan setidaknya 5 tahun.

BPJS ini bekerjasama dengan BTN untuk ini dan dana yang bisa diberikan adalah 35 Juta, namun sebagai jaminan untuk mendapatkan kredit ini adalah sertifikat dari rumah anda.

4#. Menggunakan Kredit Renovasi Rumah

Beberapa Bank sekarang ini memiliki layanan berupa kredit renovasi rumah yang telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan semen.

Dengan menggunakan layanan kredit renovasi rumah ini, maka anda juga akan mendapatkan saran dari perusahaan semen yang telah bekerjasama tersebut yang tentunya lebih paham tentang renovasi rumah yang baik, efektif serta efisien.

5#. Menggunakan Top Up KPR

Langkah selanjutnya yang dapat anda tempuh adalah dengan menggunakan Top Up KPR.

Jika rumah anda masih ada di dalam proses KPR, maka anda dapat mengajukan permohonan top up dari Bank yang bersangkutan tersebut.

Top Up KPR sendiri adalah proses penambahan limit dari KPR yang sudah berjalan dan umumnya setengah dari periode pinjaman tersebut.

Sebagai contoh, jika KPR berjalan selama 10 tahun, maka top up bisa dilaksanakan jika cicilan telah berjalan selama sekurangnya 5 tahun lamanya.

Dengan mengajukan top up KPR, maka anda bisa mendapatkan KPR baru dan selisih antara plafon lama dan KPR baru tersebut yang bisa anda gunakan sebagai sumber dana dari renovasi rumah yang akan anda jalani.

Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
error: Content is protected !!