bonersbbq.com

Tunggu, sedang memuat. . .

Berkas Over Alih KPR lewat Bank yang Harus Dilengkapi

Berkas Over Alih KPR lewat Bank yang Harus Dilengkapi – Melakukan over alih kpr lewat bank ini adalah hal yang sudah biasa saat ini. Namun sayangnya, ternyata tidak semua orang tahu tentang berkas over alih kpr apa yang harus disiapkan bila akan melakukan over alih kpr rumah ini. Bagaimana pun juga, berkas itu adalah hal terpenting dari sebuah proses over kredit rumah itu sendiri.

berkas alih kpr lewat bank
berkas alih kpr lewat bank

Baca juga: Contoh Nuansa Sederhana yang Cocok untuk Denah rumah 3 KT

berkas alih kpr lewat bank
berkas alih kpr lewat bank

Bila Anda tidak tahu tentang berkas apa yang harus disiapkan, sudah jelas bahwa hal ini  akan membuat Anda tidak bisa melakukan over alih kredit rumah dengan mudah. Maka dari itulah, supaya semuanya bisa berjalan dengan lancar, akan lebih baik bila Anda persiapkan sejumlah berkas over alih kpr terlebih dahulu agar nantinya Anda bisa melakukan proses pengalihan hak atas tanah ini dengan mudah dan lancar, antara lain:



Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
  1. Pastikan bahwa Anda tahu sebelumnya bahwa penting untuk memahami beberapa berkas over alih kpr yang harus dilengkapi sebelum Anda mengajukan over kredit rumah ini. Karena dari proses over alih inilah maka proses pengalihan hak untuk tanah yang dulunya masih dijaminkan di bank bisa berjalan dengan lancar. Namun sebelumnya pastikan bahwa Anda telah membawa data objek untuk jual beli tanah atau bangunan yang akan di over kredit tersebut.
  2. Selanjutnya, jangan lupa juga untuk membawa foto copy untuk perjanjian kredit dan juga surat untuk penegasan perolehan untuk kredit rumah.
  3. Foto copy untuk sertifikat berupa stempel dan keterangan dari pihak bank yang menyatakan bahwa bangunan dan tanah itu tidak sedang dijaminkan ke bank yang sedang berkenaan tersebut.
  4. Ada foto copy IMB.
  5. Ada foto copy SPPT PBB selama 5 tahun terakhir yang telah dilengkapi pula dengan bukti kelunasan dari tanah atau bangunan tersebut, berupa STTS.
  6. Print out terhadap bukti pembayaran angsuran terakhir sebelum dilakukan proses over kredit.
  7. Buku tabungan asli yang dipakai untuk membayar angsuran tersebut.
  8. Data lengkap dari penjual dan pembeli.
  9. Foto copy kartu keluarga.
  10. Foto copy KTP untuk suami istri.
  11. Foto copy akta nikah.
  12. Foto copy yang menyatakan Anda adalah seorang Warga negara Indonesia atau bila telah berganti nama, untuk WNI dari keturunan.

Nah, itu tadi adalah sejumlah berkas over alih kpr yang harus Anda lengkapi bila Anda akan mengajukan proses over kredit untuk rumah dan tanah seperti yang Anda inginkan. Namun, bila dalam proses transaksi ini Anda memakai jasa dari akta notaris, maka hal ini hanya dapat dilakukan sebanyak 1 kali  saja. Itu berarti bahwa proses transaksinya tersebut Cuma bisa dilakukan oleh pihak pembeli saja dengan penjual yang pertama saja.

Sehingga, bila nanti didapati bahwa pihak pembeli ingin melakukan proses pengalihan kredit lagi kepada orang lain, maka salah satu hal wajib yang harus dilakukan adalah harus bisa membawa pemilik asalnya agar bisa dibuatkan sebuah transaksi yang baru. Dengan begitu, proses pengalihan over kredit ini baru bisa berjalan dengan lancar.

Otomatis dengan melakukan hal ini, ini bisa membuat Anda terhindar dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Misalnya saja tentang penyalahgunaan prosesnya. Karena, ada sejumlah orang yang telah melakukan hal ini, dan ternyata justru mereka tidak mendapat apa-apa sekalipun telah membayar angsurannya sampai lunas. Karena ternyata proses membayar angsurannya tersebut tidak diketahui oleh bank yang bersangkutan.

Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
error: Content is protected !!