bonersbbq.com

Tunggu, sedang memuat. . .

Cara Mengatasi Tipe Rumah Terbaru 2015 yang Lembab

Cara Mengatasi Tipe Rumah Terbaru 2015 yang Lembab – Seperti yang telah diketahui bahwa sekarang ini, ruangan lembab itu bisa memancing pertumbuhan jamur yang menjadikan barang-barang mudah rusak dan lapuk. Sayangnya, kadang hal tersebut sering terjadi pada tipe rumah terbaru 2015. Lalu, bagaimana cara mensiasatinya?

Cara Mengatasi Tipe Rumah Terbaru 2015 yang Lembab
Cara Mengatasi Tipe Rumah Terbaru 2015 yang Lembab

Baca juga: Tipe Rumah Ukuran 7X8 dengan Type Rumah 56

Cara Mengatasi Tipe Rumah Terbaru 2015 yang Lembab
Cara Mengatasi Tipe Rumah Terbaru 2015 yang Lembab

Sekarang ini terdapat banyak ruang yang tersisa pada sebuah rumah untuk menyimpan barang-barang. Misalnya saja ruangan yang ada di bawah tangga. Ini memang sangat baik untuk mengoptimalkan ruangan di rumah, dan bisa juga memaksimalkan lahan atau space rumah yangada. Namun, tahukah Anda bahwa ruangan tersebut menjadi lebih lembab? Itu karena sirkulasi udara ruangan tersebut tidak bagus, sehingga menjadi lembab.

Karena kelembaban inilah tentu akan merugikan Anda sendiri. Disampign adanya lumut dan jamur yang berkembang dan tumbuh di area tersebut, hal ini juga akan mengakibatkan dampak buruk untuk kesehatan Anda.

Namun, kini Anda tak perlu khawatir dengan ruangan yang lembabtersebut, karena ternyata hal tersebut bsia segera diatasi dengan melakukan beberapa cara mengatasi tipe rumah terbaru 2015 yang lembab di bawah ini, antara lain:



Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
  1. Anda bisa menambahkan kapur barus di sekitar ruangan. Pada kondisi tertentu, khususnya ketika suhu sedang lembab dan minimnya sirkulasi udara, hal tersebut membuat tempat penyimpanan atau ruang penyimpanan tersebut menjadi dipenuhi oleh lumut dan jamur. Karena mereka suka dengan tempat yang lembab. Maka dari itulah, letakkan saja beberapa butir kapur barus di setiap sudutnya.
  2. Anda bisa menggantung beberapa sisi rumah dengan kapur barus, setidaknya selama 1 bulan sekali, sehingga suhu ruangan dan baunya juga lebih terjaga. Beberapa kecoak, nyamuk, dan lalat tidak suka dengan bau kapur barus ini.
  3. Buat ventilasi udara yang cukup. Area penyimpanan yang terletak di bawah tangga itu biasanya lebih lembab. Maka dari itulah, buatlah ventilasi yang bagus, sehingga sirkulasi udaranya jgua menjadi lebih baik lagi. Anda bisa meletakkan ventilasinya tersebut pada bagian bawah pintu lemari tersebut.
  4. Pasang sebuah exhaust fan di bagian sisi dinding agar terlihat bagus. Apalagi jika buangan anginnya diarahkan pada bangunan luarnya.
  5. Atur peletakan barang dengan baik. Anda harus lebih ekstra perhatian dalam mengatur posisi barang yang terdapat di area tersebut semaksimal mungkin supaya udaranya bisa bergerak dengan lancar. Anda juga harus mengeluarkan beebrapa barang dan menjemurnya atau mengangin-anginkannya agar membuat rumah menjadi lebih segar.
  6. Dengan menentukan material yang dipakai, hal tersebut juga bisa mengatasi tipe rumah terbaru 2015 yang lembab. Karena sebenarnya Anda bisa memilih beberapa material, seperti lemari, rak, dan perabotan lainnya yang tahan dengan ruangan yang lembab. Anda bsia memilih material yang pori – porinya kecil, misalnya saja seperti melamin, finishing duco, dll.
  7. Jika Anda meletakkan material dari plastic, itu akan mencegah terjadinya kelembaban pada ruangan Anda tersebut.

Nah, itu tadi yang harus Anda perhatikan bila ingin mengatasi ruangan yang lembab pada tipe rumah terbaru 2015 Anda tersebut. Meskipun ini mungkin tidak begitu diperhatikan beberapa orang, namun mencegah ruangan yang lembab itu penting sekali, agar anggota keluarga yang ada di rumah juga menjadi lebih sehat.

Hal yang seperti ini sangat penting sekali, untuk menghindari beberapa hal yang tidak diinginkan, diakibatkan oleh kondisi ruangan dan sirkulasi udara di rumah yang tidak sehat.

Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
error: Content is protected !!