bonersbbq.com

Tunggu, sedang memuat. . .

Di th 2016, Pemerintah Menghapus Njop Tanah Brebes

Pemerintah lewat dari kementrian Agraria dan juga Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional kabarnya berencana untuk menghapus nilai jual dari objek pajak dan juga menghapus pajak bumi dan juga bangunan dari tahun 2016 yang lalu.

Di th 2016, Pemerintah Menghapus Njop Tanah Brebes
Di th 2016, Pemerintah Menghapus Njop Tanah Brebes

Baca juga: Fungsi dari Njop Tanah Bogor

Di th 2016, Pemerintah Menghapus Njop Tanah Brebes
Di th 2016, Pemerintah Menghapus Njop Tanah Brebes

Tentu saja hal ini memberikan nilai plus tersendiri bagi mereka yang berada dalam angka minus dan tidak berpenghasilan. Maka dari itulah, dengan mendengar adanya penghapusan dari nilai pajak PBB dan juga penghapusan Njop tanah Brebes, tentu saja ini bisa sangat menguntungkan sekali.

Pihak dari menteri Agraria dan juga Tata Ruang, yaitu Ferry Mursyidan Baldan telah mengatakan bahwa selama ini  pihak PBB telah mewajibkan bea untuk subjek pajak, bukan dari objek pajaknya. Objek pajak itu sendiri berupa nilai tanah dan juga bangunannya. Dengan begitu, perlu dipertimbangkan kesanggupan dan kemampuan dari subjek pajak untuk membayar pajak PBB tersebut.

Nah, untuk meringankan pajak tersebut, maka dari itulah dilakukan penghapusan atas PBB yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut. Dari situlah nantinya penghapusan tersebut bisa cukup membantu para masyarakat yang berada di angka miskin. Karena mereka tidak perlu lagi membayar pajak untuk tanah dan bangunan di area mereka. Tentu saja ini sangat menguntungkan sekali.

Sementara itu, di wal tahun 2016 kemarin itu merupakan awal dari tahun anggaran. Hal tersebut telah disampaikan oleh Ferry saat berada di Kementrian Agraria dan juga oleh Tata Ruang dan juga Badan Pertanahan Nasional, saat berada di Jl Sisingamangaraja, di Jakarta Selatan.

Saat itu juga, Ferry mengatakan bahwa reformulasi untuk PBB dan juga Njop tanah Brebes tersebut telah dipresentasikan di dalam sebuah rapat yang terbatas pada tahun 2015 yang lalu di bulan April. Saat itu, hal tersebut telah dihadiri oleh pihak wakil presiden, presiden, menteri dalam  negeri, beserta seskab, dan juga pihak menteri keuangan.

Hasilnya, dalam rekomendasian tersebut, pihak tata ruang atau BPN dan juga Kementrian Agraria akan meneruskan kajian dan juga reformulasi NJOP menjadi sebuah pengendalian dari harga tanah dan juga peringanan PBB untuk yang tidak mampu.

Yang pasti, dalam hal ini yang menjadi subjek pajak dan masuk kategori adalah para pekerja di sector informal, para pensiunan TNI dan juga Polri, para penyandang kartu keluarga sejahtera, para anggota veteran, dan juga para masyarakat yang memiliki penghasilan minim di rumah. Tak hanya itu saja, yang masuk dalam kategori ini adalah beberapa rumah yang berguna untuk kepentingan social, misalnya saja seperti panti jompo dan juga panti asuhan.

Jadi, bila berbicara tentang nilai dan harga dari Njop tanah Brebes yang diringankan ini tentu saja cukup menguntungkan sekali bagi sebagian besar orang. Karena sekarang ini, mereka dengan penghasilan rendah pun tetap memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan fasilitas yang didapatkan dari pembayaran pajak yang seharusnya.

Karena, bila yang terjadi adalah pajak tersebut pembayarannya tetap meningkat dan tidak ada penurunan, tentu saja hal tersebut akan memberatkan sebagian besar masyarakat yang berada dalm kondisi kering atau dalam kemiskinan. Karena untuk hidup saja sudah susah, apalagi untuk membayar pajak.

Maka dari itulah, mendengar tentang penghapusan dari harga Njop tanah Brebes ini tentu saja sangat menguntungkan bagi sebagian besar orang.  Karena hal tersebut bisa berarti nilai plus tersendiri dalam mendapatkan sebuah fasilitas yang diberikan oleh pihak pemerintah.

Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
error: Content is protected !!