bonersbbq.com

Tunggu, sedang memuat. . .

Memahami Gaya Arsitektur Pixelisme di Zaman Ini

Memahami Gaya Arsitektur Pixelisme di Zaman Ini – Apakah Anda sudah paham dengan yang namanya pixelisme? Bila belum, maka ada baiknya bila Anda memperhatikan ulasan kami kali ini! Dimana untuk kata piksel sendiri sudah pasti Anda tidak akan asing dengan istilah ini. Piksel ini adalah sebuah unsur gambar beserta representase dari titik yang paling kecil dari dalam gambar grafis yang telah dihitung secara per inch. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, seperti apakah gaya arsitektur dari pixelisme itu?

Pixelisme
Pixelisme

Baca juga: Cara Menjadikan Posisi Rumah jadi Hoki Khas Fengshui

Pixelisme
Pixelisme

Seorang arsitek yang berasal dari WOHA di Singapura, yaitu Jonathan Choe yang juga sebagai seorang blogger, urbanis, dan seniman mulai menulis sebuah artikel seputar pixelisme ini dalam sebuah situsnya. Dialah yang paling banyak mengupas seputar gaya arsitektur yang seperti ini dan kemudian melakukan sejumlah penelitian sedikit tentang seperti apakah bangunan itu bila ditinjau dari segi prinsip itu sendiri.

Yang jelas prinsip ini sudah ada dari zaman dulu kala. Dimana gaya arsitektur yang satu ini memang benar-benar cukup popular sekali dan disukai oleh semua orang. Karena memang gaya dan desainnya yang cukup simple, namun tetap tidak meninggalkan kesan bangunan dan fungsi dari bangunan itu sendiri.

Anda bisa melihat contohnya dari salah satu gambar yang telah kami unggah berikut ini. Dimana dalam hal tersebut jelas terlihat bahwa sejumlah bangunan dibuat dengan model dan konsep yang sama. Yaitu sama-sama menggunakan gaya arsitektur yang pixelisme. Tentu saja ini sangat menarik sekali karena memang tampilannya berbeda dari umumnya.



Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding

Sejumlah arsitek modern tampaknya memang sudah menghancurkan prinsip arsitektur vernakuler dan mulai mengembangkan sebuah gaya internasional yang jauh lebih homogen. Namun meskipun begitu, tidak dapat dipungkiri juga bila sesudah itu semua, ternyata mulai muncul kembali sebuah gerakan arsitektur yang baru. Misalnya saja seperti dekonstruktivisme dan juga post modernisme.

Mau tahu seperti apakah konsepnya? Ada banyak sekali hal-hal menarik yang pastinya akan membuat Anda bisa memahami lebih dalam dari konsep bangunan ini. Nah, inilah contoh bangunan yang menggunakan gaya arsitektur baru dan belum pernah terklasifikasi, dan cocok sekali diaplikasikan ke dalam sebuah prinsip pixelisme, antara lain:

Sejak adanya revolusi industri, para arsitek telah bekerja pada lingkungan yang baru dan juga palet material dengan teknik konstruksi yang sudah mulai baru juga. Sejumlah tokoh, seperti Mies van der Rohe dan juga Le Corbusier ini turut serta dipengaruhi oleh proses industri beserta material yang baru.

Material baru itu meliputi beton bertulang dan baja agar tercipta sebuah gaya arsitektur yang modern.  Dalam hal ini, terdapat banyak sekali keunggulan dari arsitektur modern yang seperti ini. Misalnya saja seperti kejelasan dan juga efisiensi struktur yang dapat dipakai ke dalam konteks arsitektur yang kontemporer.

Sekilas memang sebenarnya prinsip arsitek yang menggunakan tenik pixelisme ini memang sebenarnya meski masih didasarkan pada arsitektur yang modern, juga mencangkup heterogenitas, namun bukan menyembunyikan isi bagian dari peradaban kota yang begitu beraneka ragam tepat di belakang fasad juga rencana yang lebih tenang dan juga homogen.

Dengan  adanya teknik pixelisme inilah nantinya akan memberikan sekilas seputar arsitektur yang mungkin bisa terlihat seperti sedang melewati stagnansi untuk sejumlah modernis. Yang pasti, jenis arsitektur yang satu ini begitu menarik sekali. Mengingat banyak sekali ragam arsitektur yang begitu menarik untuk dikupas.

Lagi TREND !!! Baca : Kreasi Hiasan Dinding
error: Content is protected !!